teladan murobi

Posted on Agustus 7, 2008. Filed under: dawah is azik |

Teladan murobi

Sore itu adalah jadwal liqo-an. Dan gilirannya adalah di rumah sang murobbi. Memang musim hujan saat itu. Selain banjir yang lumayan mengganggu. Saat itu, akh yang punya motor masih sedikit. Dan di halaqoh itu, ada seorang akh yang bawa motor. Namun karena musim hujan, ya gitu lah, jadi males nyuci motornya. Karena dicuci pagi, siang ato sore akan kotor lagi. Dicuci sore pagi akan becek lagi.

Seperti biasa, sore itu para mutarobbi sedang bersenda gurau di dalam. Sedang sang tuan rumah yang murobbi itu tengah keluar sebentar karena ada keperluan. Ketika sampai di rumah, dilihatnya ada sebuah motor yang lumayan kotor karena becek. Dengan serta merta sang murobi menyusup ke belakang lewat jalan samping, mengambil ember, sabun dan sikat. Akhirnya baru di sadari oleh para mutarobi ketika akan pulang. Karena dilihatnya motor kotor itu sudah kinclong mengkilat penuh cahaya. Dengan wajah semu, sang pemilik motor hanya berkata afwan dan syukron. Trus tancap gas ngacir. Malu tuh…! sungguh luar biasa teladan mulia seperti itu. Ah, masih adakah murobi seperti dirimu… ?!

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: