silaturahmi

Posted on Agustus 7, 2008. Filed under: dawah is azik |

Hebatnya silaturahim

Ustad ini memang luar biasa dalam membangun hubungan silaturahim. Dan ini menjadi bukti bahwa silaturahim sangat urgen dalam dawah. Sepulangnya dari studi di timur tengah, ia mendapat amanah keluarga untuk mengelola sebuah lembaga pendidikan. Di tengah komunitas masyarakat tradisional ia mengibarkan semangat tajdid dalam mengelola lembaganya. Sebagai satu sunatud dawah, masyarakat bereaksi. Dari mulai cibiran, sindiran, hingga fitnah dan boikotan. isu wahabi menjadi sangat ampuh untuk membangun imej sebagai musuh yang berbahaya bagi masyarakat terhadap pribadi ustad dan lembaga yang dikelolanya. Namun ustad yang bersahaja ini bukan tipe dai dengan mental kacangan dan semangat dodol. Ia bertahan sambil mencoba mencari sumber masalahnya ada di mana dan ada di siapa. Dan terkuaklah rahasianya, ternyata pusat masalah itu ada di seorang kiyai yang menjadi ‘pemuka’ kaumnya di tempat itu, tak jauh dari lokasi lembaga yang dikelola ustad tadi. Mulailah sang ustad menyusun strategi untuk ‘menaklukkan’ kiyai besar di kampong itu. Apa yang dilakukan? Benar, silaturahim. Disiapkanlah bekalan yang akan dibawa: Opor ayam, beras cianjur, gula plus kopi liong bulan, tak lupa kain sarung dan sorban hijau. Di hari yang dianggap tepat, datanglah sang ustad dengan istrinya ke sana. Dan ahirnya memang seperti yang diduga para penonton, kiyai kabir itu takluk dan menjadi mitra dawah sang ustad.

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: