istri untuk suamiku

Posted on Agustus 7, 2008. Filed under: dawah is azik |

Istri untuk suamiku

Ini bukan judul sinetron. Kisah ini beneran dialami seorang akhwat. Satu hari, ia didatangi murobiyah-nya dengan maksud sangat sangat penting menurutnya. Ia menyampaikan lamaran suaminya untuknya. Kebayang nggak, seorang istri melamar untuk istri suaminya, pasti hati akhwat itu dari pualam kali ya… itu kan madunya berarti. Akwat yang memang sudah berumur kepala tiga itu ternyata menolak dengan halus lamaran mr-nya. Bujuk rayu sang mr tak menggoyahkan keputusannya. Sampai akhirnya sang mr mencari akhwat lain penggantinya.

Ketika akhwat pertama tadi ditanya kenapa, apakah ia tidak siap menjadi yang kedua?. Ia menjawab siap-siap saja. Tapi tidak dengan mr-nya katanya kalem. Saya tidak siap menjadi madu –mr- saya. Beberapa bulan kemudian sang mr telah mendapatkan ‘teman’ barunya.

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: